Sabtu, 15 Februari 2014

Sebuah Renungan



Nabi Nuh belum tahu akan datang banjir besar saat ia diperintahkan membuat bahtera hingga ditertawakan kaumnya. 

Nabi Ibrahim belum tahu putranya akan diganti dengan seekor domba besar ketika ia diperintahkan untuk menyembelih sang putra terkasih dengan pisau di tangannya. 

Nabi Musa belum tahu bahwa samudra akan terbelah ketika ia diperintahkan untuk memukulkan tongkatnya. 

Nabi Muhammad solallohu ‘alaihi wassalam belum tahu bahwa Islam akan berkembang begitu pesat di Madinah ketika ia diperintahkan untuk hijrah meninggalkan kota Mekah yang dicintainya. 

Yang mereka tahu waktu itu adalah mereka harus menunaikan perintah Alloh dengan keyakinan bahwa Alloh akan memberikan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya yang taat. 

Ternyata dibalik ketidaktahuan kita, dibalik kesedihan kita, dibalik segala kesulitan yang kita alami ada hikmah dan hadiah yang menanti pada ujung perjalanan kisah ini. 

Jadi janganlah menyerah, janganlah putus asa, teruslah mendekat pada-Nya.. bisa jadi Alloh memberikan yang terbaik dari sesuatu yang awalnya tidak kita sukai. 

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216).