Halaman

Kamis, 19 September 2013

Surat Terbuka - Santri Galau



Untukmu yang teristimewa,
 
Sungguh tak dapat kupungkiri.. pesonamu, kecerdasanmu, akhlakmu.. menyejukkan panas gersang kehidupanku, menumbuhkan bunga asmara nan rindang dan meneduhkan.

Hati kita terpaut, dalam diam, dalam kesunyian..

Hingga saat kerinduan itu membuncah, dunia maya seolah menjadi nyata, kita bertemu, menyapa.. sekedarnya, hingga semua pun kembali seperti semula, sunyi..

Tak ada yang dapat kuungkapkan saat ini.. 

Apakah ini cinta? Semoga kita tak terpedaya,

Sekuat daya kutepis bayangmu dari khusyukku, menyiapkan hatiku, menyiapkan ilmuku, menyiapkan segalanya untuk menjemputmu..

Entah kapan aku siap, entah sampai kapan engkau mampu menunggu..

Jangan butakan hatimu hanya karena keberadaanku, melangkahlah maju

Semuanya telah diatur, semuanya telah ditentukan

Alloh tahu yang terbaik untukmu, untukku, untuk kita

Doaku selalu untukmu, wahai yang teristimewa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar